research
  • 28 May
  • 2026

Hasil Panen Pisang di Kebun Sekolah

Sebagai bagian dari implementasi Program Adiwiyata dan pembelajaran berbasis lingkungan, SDN Balearjosari 1 terus mengembangkan kebun sekolah sebagai sarana edukasi sekaligus konservasi lingkungan. Salah satu hasil nyata dari pengelolaan kebun tersebut adalah panen buah pisang yang tumbuh subur di area kebun sekolah. Kegiatan panen ini menjadi bukti bahwa perawatan tanaman yang dilakukan secara berkelanjutan mampu menghasilkan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi media pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.

Tanaman pisang di kebun sekolah dimanfaatkan sebagai bagian dari program penghijauan sekaligus sarana pembelajaran kontekstual. Mulai dari proses penanaman, pemeliharaan, hingga panen, peserta didik diajak untuk mengenal siklus pertumbuhan tanaman, memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap tanaman yang telah dirawat bersama. Hasil panen pisang juga menjadi wujud pemanfaatan lahan sekolah yang produktif dan bernilai edukatif.

Keberhasilan panen ini tidak terlepas dari proses perawatan yang dilakukan secara rutin oleh warga sekolah. Tanaman pisang mendapatkan penyiraman secara berkala, pemupukan menggunakan pupuk organik hasil olahan sekolah, pembersihan gulma di sekitar tanaman, serta pemantauan kondisi tanaman agar tetap tumbuh sehat. Dengan penerapan perawatan yang konsisten dan ramah lingkungan, tanaman pisang mampu berkembang dengan baik hingga menghasilkan buah yang berkualitas dan siap dipanen.

Hingga saat ini, kebun pisang di SDN Balearjosari 1 terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. Panen yang diperoleh menjadi bukti bahwa pemanfaatan lahan sekolah sebagai kebun edukasi mampu memberikan manfaat secara nyata. Selain menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan oleh warga sekolah, keberadaan kebun juga menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan nyaman sebagai ruang belajar di alam terbuka.

Kegiatan panen pisang tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi peserta didik, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kerja keras, kesabaran, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan. Peserta didik belajar bahwa hasil yang baik merupakan buah dari proses perawatan yang dilakukan secara konsisten. Pengalaman ini diharapkan mampu membentuk karakter peduli lingkungan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap kegiatan bercocok tanam sejak usia dini.

Melalui kegiatan panen pisang di kebun sekolah, SDN Balearjosari 1 terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang hijau, produktif, dan berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu bentuk implementasi nyata Program Adiwiyata yang mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup dengan kegiatan praktik langsung, sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman dalam menjaga, merawat, dan memanfaatkan lingkungan secara bijaksana.

WhatsApp